Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks
Berita  

Di Mana Perundungan Bisa Terjadi?

Di Mana Perundungan Bisa Terjadi
Di Mana Perundungan Bisa Terjadi

INFO | Di Mana Perundungan Bisa Terjadi?

Halo, Sobat Materi Lengkap! Perundungan atau bullying adalah permasalahan yang tak boleh kita anggap sepele. Pasalnya, perundungan dapat menimpa siapa pun, baik pria, wanita, anak kecil, remaja, bahkan orang dewasa sekali pun. Tak hanya korbannya, lokasi terjadinya perundungan pun bisa terjadi di mana saja. Ada tempat-tempat yang sering menjadi lokasi perundungan terjadi. Di mana sajakah kira-kira tempat-tempat tersebut? Yuk simak artikel ini lebih lanjut!

  • Rumah

Rumah seharusnya adalah tempat paling nyaman dan aman bagi anak. Peranan orang tua dan juga anggota keluarga dalam menjaga kenyamanan dan keamanan anak sangatlah penting. Namun, siapa sangka ternyata rumah justru bisa menjadi tempat yang “menyeramkan” bagi anak?

Perundungan ternyata juga bisa terjadi di lingkungan rumah. Perundungan di rumah dapat terjadi antara lain: orang tua ke anak, kakak ke adik, ataupun adik ke kakak. Sebagai contoh, misalnya orang tua sering kali membandingkan kakak dengan adiknya. Contoh lainnya adalah ketika sang kakak berulang kali memerintah adiknya melakukan sesuatu dengan memaksa.

  • Sekolah

Selain rumah, satuan pendidikan adalah tempat yang cukup rawan terjadi perundungan. Keberagaman yang ada di sekolah terkadang membuka peluang terjadinya perundungan. Perundungan di sekolah dapat terjadi antara lain guru ke siswa, guru ke guru, siswa ke guru, atau siswa ke siswa. Perundungan di sekolah dapat terjadi saat di dalam kelas atau di luar kelas. Contoh perilaku perundungan di sekolah misalnya adalah guru menjuluki Si “A” dengan anak nakal, siswa memalak uang jajan temannya, ataupun siswa mengejek penampilan fisik guru.

Karena sekolah rawan terjadi perundungan, di sini semua elemen harus bersinergi dalam mengkampanyekan satuan pendidikan bebas perundungan. Kepala sekolah dan guru perlu memberikan pemahaman kepada peserta didik agar tidak melakukan tindak perundungan. Peserta didik juga harus berani untuk melaporkan tindakan perundungan apabila mengalami ataupun melihat peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah.

  • Lingkungan masyarakat
Di lingkungan masyarakat, khususnya di lingkungan yang heterogen, perundungan cenderung terjadi. Perundungan bisa terjadi di mana saja seperti di warung, taman bermain, kendaraan umum, dan tempat-tempat lainnya. Korbannya pun bisa siapa saja, mulai dari penghinaan fisik, penghinaan status sosial, pemalakan, pemukulan, dan sebagainya. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat harus peduli dengan sekitar. Apabila melihat perundungan terjadi, maka jangan takut untuk menghentikan atau melaporkannya kepada pihak yang berwenang.
  • Dunia maya
Baja Juga :  Jalin Kemitraan Eksternal Ditjen PAUD Dikdasmen Sosialisasikan Program Prioritas Kemendikbudristek

Tempat terakhir yang seringkali terjadi perundungan adalah dunia maya. Perundungan yang terjadi di dunia maya dikenal juga dengan istilah cyberbullying atau perundungan siber. Cyberbullying dapat menimpa siapa pun di dunia maya, khususnya di media sosial. Bentuk perundungan yang ada di dunia maya umumnya berupa hujatan pada kolom komentar, mengunggah informasi yang tidak benar (hoax keburukan) tentang seseorang, maupun pesan teror yang dikirimkan lewat pesan pribadi.

Nah Sobat Materi Lengkap, poin yang ingin kami sampaikan di sini adalah jangan takut melawan perundungan di mana pun itu. Mari bergerak bersama mencegah perundungan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat Materi Lengkap!

https://repositori.kemdikbud.go.id/4944/1/AYO%20BANTU%20PERUNDUNGAN%20siap.pdf

https://repositori.kemdikbud.go.id/22974/1/20210308%20Buku%20Saku-Stop%20Bullying-Spread%20Pages.pdf