Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama
Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Materi Lengkap | Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama
Stafsus Menag: Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) telah menggandeng media dalam upaya menyebarkan penguatan moderasi beragama di Indonesia. Menurut Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, media memegang peran penting dalam memasifkan konten penguatan Moderasi Beragama.

Wibowo menjelaskan bahwa kolaborasi dengan media merupakan langkah krusial dalam penyebaran informasi mengenai Moderasi Beragama. “Balitbang harus memastikan adanya kolaborasi yang sering dengan media agar informasi dapat tersebar lebih luas dan merata,” ujarnya pada acara Media Gathering dengan tema “Sinergi Memperkuat Moderasi Beragama untuk Indonesia Maju dan Harmoni.”

Dalam penjelasannya, Wibowo menggarisbawahi adanya praktik baik dalam penerapan moderasi beragama di Indonesia yang perlu ditampilkan oleh media. “Media memiliki peran penting dalam memperlihatkan contoh-contoh baik seperti saling menghargai perbedaan, toleransi, dan nilai-nilai lainnya,” katanya.

Selain media konvensional, Wibowo juga menyoroti peran media sosial dalam menyebarkan informasi. “Media sosial telah menjadi alat penting dalam menyebarkan informasi, terutama bagi mayoritas generasi Z yang mendapatkan berita dari platform tersebut,” tambahnya.

Amien Suyitno, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, juga menegaskan pentingnya peran media dalam penguatan moderasi beragama. “Kami ingin merangkul media untuk mendapatkan masukan dari isu-isu yang beredar serta konten-konten yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Suyitno juga merencanakan pembuatan penghargaan bagi media yang aktif menyebarkan konten terkait moderasi beragama. “Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi media untuk semakin aktif dalam menyebarkan pesan-pesan moderasi beragama,” paparnya.

Baja Juga :  Empat Pelatihan Di Pintar Kemenag Periode Daftar 02 - 05 Maret 2024

Melalui kolaborasi yang erat antara Kemenag dan media, diharapkan pesan-pesan moderasi beragama dapat tersebar luas dan berdampak positif bagi keberagaman dan kesatuan Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan moderasi beragama sebagai warisan baik bagi bangsa dan masyarakat Indonesia pada umumnya.