Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

Sejarah Bimbingan dan Konseling di IPB: Menangani Kesehatan Mental Mahasiswa Sejak 1974

Bimbingan dan Konseling
Sejarah Bimbingan dan Konseling di IPB: Menangani Kesehatan Mental Mahasiswa Sejak 1974

Sejarah Bimbingan dan Konseling di IPB: Menangani Kesehatan Mental Mahasiswa Sejak 1974

Pendahuluan Sejarah Bimbingan dan Konseling

Di dunia yang semakin cepat, kehidupan mahasiswa bisa menjadi perjalanan yang penuh tantangan, dan salah satu isu paling mendesak adalah kesehatan mental. Mengakui hal ini, lembaga seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) telah mendirikan layanan bimbingan dan konseling untuk membantu mahasiswa menjalani perjalanan akademik sambil menjaga kesejahteraan mental yang baik. Artikel ini akan membahas sejarah Tim Bimbingan dan Konseling IPB dan misinya dalam menangani kebutuhan kesehatan mental mahasiswa.

Sejarah Bimbingan dan Konseling: Tantangan Kesehatan Mental Mahasiswa 

Dr. Melly Latifah, Koordinator Tim Bimbingan dan Konseling (TBK) di Universitas IPB, mengakui bahwa mahasiswa, terutama mahasiswa tahun pertama dan tahun terakhir, sering kali menghadapi masalah psikologis. Namun, ia menekankan bahwa meskipun menghadapi tantangan ini, belum pernah ada laporan kasus bunuh diri di Universitas IPB, menjadi bukti keefektifan sistem dukungan mereka.

Dr. Melly mendorong mahasiswa untuk tidak menjauh dari lingkungannya ketika menghadapi masalah psikologis. Sebaliknya, ia menyarankan mereka untuk mencari bantuan dan terlibat dengan teman-teman sebaya dan jaringan dukungan mereka. Universitas IPB menawarkan layanan konseling untuk membantu mahasiswa mengatasi masalah ini.

Sejarah Panjang Dukungan Kesehatan Mental 

Universitas IPB, sebagai lembaga pendidikan tinggi negeri di Indonesia, telah berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan mental di antara mahasiswanya sejak tahun 1974. Pembentukan Tim Bimbingan dan Konseling (TBK) merupakan tonggak penting dalam perjalanan ini.

Baja Juga :  Surat Pernyataan Bantuan Pemerintah (Banpem) Program Kejar Mutu Sekolah Dasar Tahun 2022

Asal mula tim ini dapat ditelusuri kembali ke amanat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1971. Amanat ini mendorong Universitas IPB untuk beralih dari program sarjana enam tahun menjadi program empat tahun. Perubahan ini menimbulkan tantangan bagi mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari berbagai latar belakang di seluruh Indonesia.

Untuk mengatasi kebutuhan ini, TBK diinisiasi untuk membantu mahasiswa baru, terutama mereka yang kesulitan beradaptasi dari sekolah menengah ke kehidupan perguruan tinggi. Penyesuaian ini melibatkan berurusan dengan perbedaan budaya dan perubahan dalam model pendidikan. Program sarjana yang lebih singkat tersebut memiliki dampak signifikan, membuat beberapa mahasiswa kesulitan beradaptasi.

Melly menjelaskan bahwa TBK berfungsi sebagai platform bagi konselor dari berbagai fakultas di dalam Universitas IPB. Para konselor ini adalah anggota fakultas aktif yang telah menerima pelatihan khusus dalam bidang konseling. Untuk meningkatkan layanan mereka, mereka dibantu oleh konselor sebaya, yaitu mahasiswa yang telah menerima pelatihan khusus dari berbagai tingkat akademik. Pada tahun ini, terdapat 95 konselor dan 37 konselor sebaya.

Peran dan Layanan TBK

Tugas utama TBK meliputi memberikan layanan bimbingan dan konseling untuk mendukung mahasiswa dalam meningkatkan kinerja akademik mereka. Mereka juga menawarkan penilaian psikologis dan dukungan, baik secara individu maupun dalam kelompok. Selain itu, mereka memberikan rekomendasi kepada mahasiswa untuk membantu mereka mengatasi tantangan mereka. Layanan ini tersedia untuk mahasiswa di semua tingkat akademik, mulai dari program sarjana hingga program doktoral.

Perhatian khusus diberikan kepada mahasiswa tahun pertama. Mereka menerima dukungan yang disesuaikan dalam bentuk sesi konseling kelompok dengan pertemuan terjadwal dengan konselor setiap 1-2 minggu. Selama sesi-sesi ini, mahasiswa dilengkapi dengan berbagai keterampilan “soft,” seperti keterampilan komunikasi, pengembangan diri, pembangunan kepercayaan diri, manajemen waktu, manajemen stres, dan mengatasi pemikiran berlebihan. Dengan menekankan pentingnya kesehatan mental, TBK berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para mahasiswa baru.

Baja Juga :  Pelaksanaan Survey Kegiatan Audit Akurasi Data Pendidikan Islam Tahun 2023

Masalah yang pernah ditangani oleh TBK bervariasi luas, mulai dari masalah akademik, hubungan antarpribadi, masalah keluarga, hingga kesulitan ekonomi yang dapat berujung pada beban psikologis.

Kesimpulan

Tim Bimbingan dan Konseling (TBK) Institut Pertanian Bogor telah memainkan peran penting dalam mendukung mahasiswa dan mempromosikan kesejahteraan mental mereka sejak tahun 1974. Komitmen ini mencerminkan dedikasi universitas dalam mengatasi kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang yang dihadapi mahasiswa selama perjalanan akademik mereka. Dengan sejarah yang kaya dan fokus yang kuat pada pengembangan mahasiswa secara holistik, Universitas IPB terus menjadi tempat di mana mahasiswa dapat tumbuh secara akademis dan pribadi, didukung oleh tim bimbingan dan konseling yang peduli dan efektif.