Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

rumus-rumus perbandingan beserta contoh soalnya

rumus-rumus perbandingan beserta contoh soalnya
rumus-rumus perbandingan beserta contoh soalnya

Materilengkap.my.id. rumus-rumus perbandingan beserta contoh soalnya

Berikut ini adalah beberapa rumus perbandingan beserta contoh soalnya:

  1. Perbandingan dua besaran a dan b dapat dituliskan sebagai a:b, dengan a dan b adalah bilangan bulat. Contoh: Jika perbandingan antara jumlah siswa putra dan siswa putri di sebuah sekolah adalah 3:2, dan jumlah siswa putri adalah 80 orang, maka jumlah siswa putra di sekolah tersebut adalah … ? Jawaban: Jumlah siswa putra dapat dicari dengan menggunakan perbandingan 3:2, yaitu jumlah siswa putra = (3/2) x jumlah siswa putri = (3/2) x 80 = 120. Jadi, jumlah siswa putra di sekolah tersebut adalah 120 orang.
  2. Perbandingan tiga besaran a, b, dan c dapat dituliskan sebagai a:b:c, dengan a, b, dan c adalah bilangan bulat. Contoh: Dalam sebuah kelas, perbandingan antara jumlah siswa laki-laki, jumlah siswa perempuan, dan jumlah total siswa adalah 2:3:5. Jika jumlah siswa laki-laki adalah 10 orang, maka berapa jumlah total siswa di kelas tersebut? Jawaban: Dalam perbandingan 2:3:5, setiap bagian merupakan kelipatan dari 2 dan 5. Jumlah siswa laki-laki adalah 2 bagian, sehingga jumlah siswa perempuan adalah 3 bagian. Jumlah total siswa adalah 5 bagian. Oleh karena itu, jumlah siswa perempuan adalah (3/2) x jumlah siswa laki-laki = (3/2) x 10 = 15 orang, dan jumlah total siswa adalah 5 x jumlah siswa laki-laki = 5 x 10 = 50 orang.
  3. Perbandingan invers atau terbalik dari dua besaran a dan b adalah b:a. Contoh: Jika perbandingan antara harga satu kilogram apel dan satu kilogram jeruk adalah 2:3, maka perbandingan harga satu kilogram jeruk dan satu kilogram apel adalah … ? Jawaban: Perbandingan invers atau terbalik dari 2:3 adalah 3:2. Oleh karena itu, perbandingan harga satu kilogram jeruk dan satu kilogram apel adalah 3:2.
  4. Perbandingan segitiga yaitu perbandingan antara tiga sisi segitiga. Jika sisi-sisi segitiga memiliki panjang a, b, dan c, maka perbandingan dapat dituliskan sebagai a:b:c. Contoh: Dalam sebuah segitiga, perbandingan antara sisi-sisi segitiga adalah 3:4:5. Jika sisi segitiga yang paling panjang adalah 20 cm, maka berapa panjang sisi segitiga yang lainnya? Jawaban: Dalam perbandingan 3:4:5, 5 bagian adalah panjang sisi segitiga yang paling panjang. Oleh karena itu, panjang sisi segitiga yang lain dapat dicari dengan menggunakan perbandingan sebagai berikut:
  • Sisi pertama: (3/5) x 20 = 12 cm
  • Sisi kedua: (4/5) x 20 = 16 cm