Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks
Berita  

Percepatan Industri Halal Nasional

Percepatan Industri Halal Nasional
Percepatan Industri Halal Nasional

Materilengkap | Percepatan Industri Halal Nasional

Percepatan Industri Halal Nasional

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menggalakkan program pemberdayaan industri halal di Indonesia sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan akan produk halal di pasar domestik maupun global. Melalui Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) Kemenperin, pemerintah memberikan fasilitasi sertifikasi halal kepada ribuan industri kecil (IK), sebagai langkah persiapan menghadapi kewajiban sertifikasi halal yang mulai diberlakukan per 17 Oktober 2024.

Industri halal, yang merupakan sektor penting dalam ekonomi global, terus menunjukkan pertumbuhan positif. Data dari State of The Global Islamic Report mencatat bahwa pada 2021, belanja untuk produk halal mencapai USD2 triliun, dengan proyeksi peningkatan hingga mencapai USD4,96 triliun pada 2030. Di Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, pertumbuhan industri halal juga mencatatkan angka yang mengesankan.

“Dalam tiga tahun terakhir, PPIH Kemenperin telah memberikan fasilitasi sertifikasi halal kepada 3.095 IK, sebagai langkah mendorong kesiapan industri dalam menghadapi kewajiban halal,” ujar Plt Sekretaris Jenderal Kemenperin, Putu Juli Ardika, dalam sambutannya pada Rapat Kerja Percepatan Fasilitasi Sertifikasi Halal di Bali.

Menanggapi tantangan yang dihadapi dalam pengembangan industri halal, pemerintah mengambil langkah-langkah strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengisi peluang pengembangan industri halal melalui sertifikasi halal bagi produk-produk yang dihasilkan, khususnya dalam sektor makanan dan minuman.

“Sertifikasi halal bagi seluruh produk makanan, minuman, hasil sembelihan, dan jasa sembelihan akan diberlakukan di seluruh wilayah tanah air, sesuai dengan pentahapan kewajiban halal yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah nomor 39 tahun 2021,” tambah Ardika.

Dalam upaya akselerasi sertifikasi halal, Kemenperin juga bekerja sama dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di lingkungan Kemenperin. Saat ini, telah ada 17 LPH pratama yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, dengan total 100 orang auditor halal tersertifikasi.

Baja Juga :  Lokakarya Penggunaan Microsoft Word dan Mendeley untuk Mahasiswa Timor-Leste

Data terbaru per Februari 2024 mencatat bahwa sebanyak 822 industri kecil sektor makanan dan minuman telah terverifikasi dalam pengajuan fasilitas sertifikasi halal gratis dari Kementerian Perindustrian.

“PPIH Kemenperin akan terus mendampingi proses pengajuan usulan tersebut sebagai salah satu bentuk peran dalam penguatan industri halal nasional,” ungkap Mohammad Ari Kurnia Taufik, Kepala Pusat Pemberdayaan Industri Halal Kementerian Perindustrian.

Kemenperin juga membuka fasilitas pengajuan sertifikat halal melalui situs resmi saliha.kemenperin.go.id, yang dikhususkan bagi pendataan industri halal nasional serta pengajuan fasilitasi sertifikasi halal.

Dengan berbagai upaya ini, pemerintah bersama industri berharap dapat mengatasi tantangan dan meningkatkan ekosistem industri halal, sehingga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi Indonesia.