Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

Pembahasan materi garis dan sudut tentang mengenal sudut Matematika Kelas 7

Pembahasan materi garis dan sudut tentang mengenal sudut Matematika Kelas 7
Pembahasan materi garis dan sudut tentang mengenal sudut Matematika Kelas 7

Materilengkap.my.id. Pembahasan materi garis dan sudut tentang mengenal sudut Matematika Kelas 7

Sudut adalah pengukuran perputaran antara dua garis atau antara satu garis dengan sumbu tertentu. Satuan ukur sudut adalah derajat, dan biasanya dilambangkan dengan simbol °. Pada umumnya, sudut dinyatakan dalam satuan derajat, namun ada juga satuan sudut lainnya, seperti radian dan gradians.

Ada beberapa jenis sudut yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Sudut Lurus Sudut yang besarannya sama dengan 90° disebut sudut lurus. Sudut ini dapat dihasilkan dari dua garis yang saling berpotongan secara tepat membentuk sudut yang sama dengan 90°.
  2. Sudut Siku-Siku Sudut yang besarannya sama dengan 90° dan terbentuk dari perpotongan antara satu garis dengan sumbu tegak lurus disebut sudut siku-siku.
  3. Sudut Tumpul Sudut yang besarannya lebih dari 90° dan kurang dari 180° disebut sudut tumpul. Sudut ini biasanya dihasilkan dari dua garis yang membentuk sudut lebih dari 90°.
  4. Sudut Lancip Sudut yang besarannya lebih dari 0° dan kurang dari 90° disebut sudut lancip. Sudut ini dihasilkan dari dua garis yang membentuk sudut kurang dari 90°.
  5. Sudut Bersebrangan Sudut yang berada di sisi yang berlawanan dari dua garis yang berpotongan disebut sudut bersebrangan. Sudut ini memiliki besar yang sama.
  6. Sudut Sejajar Sudut yang memiliki besarannya sama dengan nol disebut sudut sejajar. Sudut ini terbentuk dari dua garis yang sejajar satu sama lain.
  7. Sudut Berimpit Sudut yang memiliki besaran yang sama dan terbentuk dari dua garis yang berpotongan disebut sudut berimpit.

Demikianlah beberapa jenis sudut yang perlu diketahui dalam matematika. Pemahaman tentang jenis-jenis sudut tersebut penting dalam menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan geometri dan trigonometri.

Contoh soal :

  1. Jelaskan pengertian sudut tumpul dan sudut lancip serta berikan contoh masing-masing! Jawaban: Sudut tumpul adalah sudut yang besarannya lebih dari 90° dan kurang dari 180°, sedangkan sudut lancip adalah sudut yang besarannya lebih dari 0° dan kurang dari 90°. Contoh sudut tumpul adalah sudut antara jam 4 dan jam 10 pada sebuah jam analog, sedangkan contoh sudut lancip adalah sudut antara jam 4 dan jam 5 pada sebuah jam analog.
  2. Apa yang dimaksud dengan sudut berimpit? Berikan contoh dan jelaskan bagaimana cara mengukur sudut berimpit! Jawaban: Sudut berimpit adalah sudut yang memiliki besar yang sama dan terbentuk dari dua garis yang berpotongan. Contohnya adalah sudut antara dua buah jendela pada dinding sebuah ruangan. Untuk mengukur sudut berimpit, dapat menggunakan mistar atau alat ukur sudut lainnya, kemudian letakkan alat tersebut pada titik potong kedua garis yang membentuk sudut berimpit, lalu baca besaran sudut yang ditunjukkan oleh alat tersebut.
  3. Jelaskan pengertian sudut sejajar dan sudut bersebrangan serta berikan contoh masing-masing! Jawaban: Sudut sejajar adalah sudut yang memiliki besarannya sama dengan nol dan terbentuk dari dua garis yang sejajar satu sama lain. Contoh sudut sejajar adalah sudut antara dua buah pintu yang berada di sebelah-selahan pada sebuah koridor. Sedangkan sudut bersebrangan adalah sudut yang berada di sisi yang berlawanan dari dua garis yang berpotongan dan memiliki besar yang sama. Contoh sudut bersebrangan adalah sudut antara dua buah sudut yang bersebrangan pada sebuah segitiga.
  4. Bagaimana cara menentukan besar sudut yang terbentuk oleh sebuah jarum jam pada pukul 2.30? Jawaban: Untuk menentukan besar sudut yang terbentuk oleh sebuah jarum jam pada pukul 2.30, dapat menggunakan rumus berikut:
Baja Juga :  Pembahasan Singkat tentang Memahami dan Menyelesaikan Masalah yang Terkait dengan Perbandingan Senilai

Jumlah sudut yang terbentuk oleh jam dan menit = |(30 × jam) – (11/2) × menit|

Dalam hal ini, jam = 2 dan menit = 30, sehingga:

Jumlah sudut yang terbentuk = |(30 × 2) – (11/2) × 30| = 45°

Jadi, sudut yang terbentuk oleh jarum jam pada pukul 2.30 adalah 45°.

  1. Apa perbedaan antara sudut siku-siku dan sudut lurus? Jawaban: Sudut siku-siku adalah sudut yang besarannya sama dengan 90° dan terbentuk dari perpotongan antara satu garis dengan sumbu tegak lurus, sedangkan sudut lurus adalah sudut yang besarannya sama dengan 90° dan terbentuk dari perpotongan antara dua garis yang saling berpotongan secara tepat membentuk sudut yang sama dengan 90°. Dengan kata lain, sudut siku-siku terbentuk oleh satu garis, sedangkan sudut lurus terbentuk oleh dua garis. Contoh sudut siku-siku adalah sudut antara dinding dan lantai pada suatu ruangan, sedangkan contoh sudut lurus adalah sudut antara dua garis yang saling berpotongan membentuk sudut yang sama dengan 90°.Untuk mengukur besar sudut siku-siku dan sudut lurus, dapat menggunakan mistar atau alat pengukur sudut lainnya. Sudut siku-siku diukur dengan meletakkan mistar tegak lurus pada garis yang membentuk sudut siku-siku, lalu membaca besar sudut yang ditunjukkan oleh mistar tersebut. Sedangkan sudut lurus diukur dengan meletakkan mistar pada dua garis yang saling berpotongan membentuk sudut lurus, lalu membaca besar sudut yang ditunjukkan oleh mistar tersebut.
  2. Jelaskan pengertian sudut pusat dan sudut keliling dalam lingkaran beserta contoh! Jawaban: Sudut pusat adalah sudut yang besarannya sama dengan separuh besar sudut keliling lingkaran dan berpusat pada titik tengah lingkaran. Contoh sudut pusat adalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jari lingkaran yang memotong pada titik pusat lingkaran. Sedangkan sudut keliling adalah sudut yang dibentuk oleh dua buah jari-jari lingkaran dan dua buah busur lingkaran pada titik yang sama. Contoh sudut keliling adalah sudut yang dibentuk oleh dua buah jari-jari lingkaran yang memotong pada titik tertentu di sekeliling lingkaran.
  3. Jika sebuah segitiga memiliki besar sudut pertama sebesar 40° dan sudut kedua sebesar 60°, maka berapa besar sudut ketiga segitiga tersebut? Jawaban: Besar sudut ketiga sebuah segitiga dapat dihitung dengan menggunakan rumus:

    Sudut ketiga = 180° – sudut pertama – sudut kedua

    Dalam hal ini, sudut pertama = 40° dan sudut kedua = 60°, sehingga:

    Sudut ketiga = 180° – 40° – 60° = 80°

    Jadi, besar sudut ketiga segitiga tersebut adalah 80°.

    Sudut antara dua garis = |sudut pertama – sudut kedua|

    Dalam hal ini, sudut pertama = 50° dan sudut kedua = 70°, sehingga:

    Sudut antara dua garis = |50° – 70°| = 20°

    Jadi, besar sudut antara kedua garis tersebut adalah 20°.

    10. Jelaskan pengertian sudut antara dua garis sejajar dan berikan contoh! Jawaban: Sudut antara dua garis sejajar adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis yang sejajar satu sama lain. Besarnya sudut antara dua garis sejajar adalah sama dengan nol. Contoh sudut antara dua garis sejajar adalah sudut antara dua buah jalan yang sejajar satu sama lain.

  4. Dua buah garis masing-masing membentuk sudut 50° dan 70°. Berapakah besar sudut antara kedua garis tersebut? Jawaban: Besar sudut antara dua garis yang berpotongan dapat dihitung dengan menggunakan rumus:
  5. Jelaskan pengertian sudut refleks dan sudut konveks beserta contoh masing-masing! Jawaban: Sudut refleks adalah sudut yang besarannya lebih dari 180° dan kurang dari 360°, sedangkan sudut konveks adalah sudut yang besarannya lebih dari 0° dan kurang dari 180°. Contoh sudut refleks adalah sudut yang dibentuk oleh jarum jam pada pukul 9.30 pada sebuah jam analog, sedangkan contoh sudut konveks adalah sudut yang dibentuk oleh dua buah tangen yang berpotongan pada suatu lingkaran.