Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024

Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024
Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024

Materilengkap | Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024

Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024

Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024

A. Latar Belakang

Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024/Ajang Talenta Peserta Didik (selanjutnya disebut “Ajang Talenta”) merupakan wadah aktualisasi prestasi talenta bagi peserta didik dalam bentuk kompetisi, nonkompetisi, dan nonajang talenta yang sekaligus sarana untuk berkomunikasi dan berkolaborasi membangun persahabatan di antara peserta didik yang beragam sehingga diharapkan terjadi dinamika pengembangan motivasi, wawasan, akal budi, rasa saling menghargai, dan solidaritas, yang berdampak pada peningkatan kecerdasan intelektual, emosional, kinestetik dan spiritual para peserta didik. Ajang talenta juga diharapkan dapat membentuk komunitas intelektual generasi muda yang berorientasi pada pencapaian terbaik dan berskala internasional, dengan semangat nasionalisme yang berdaya saing, mendorong perubahan dalam spektrum kreativitas dan inovasi untuk membangun kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

Ajang talenta bertujuan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan mengoptimalkannya. Selain itu, ajang talenta dapat membantu membangun iklim yang kondusif untuk memperkuat karakter peserta didik sesuai Profil Pelajar Pancasila. Ajang talenta merupakan penerapan dari salah satu butir Visi Indonesia 2045 tentang empat pilar pembangunan Indonesia 2045, yaitu pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan (Kementerian PPN/Bappenas, 2019).

Unjuk prestasi melalui ajang talenta diharapkan dapat menghasilkan capaian prestasi puncak peserta didik berdasarkan tolok ukur tertentu. Dengan demikian, sebuah ajang prestasi dapat berfungsi sebagai alat pengukuran perkembangan ketalentaan dan hasilnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pembinaan talenta. Ajang talenta juga merupakan strategi untuk mengidentifikasi, menyaring, mengkurasi, mengembangkan dan mengevaluasi talenta peserta didik yang hasilnya dapat dijadikan sebagai dasar pemberian apresiasi kepada peserta didik berprestasi dalam rangka pengembangan karier belajar dan karier profesional.

Untuk memastikan penyelenggaraan ajang talenta yang bermutu, terstandar, dan akuntabel, maka perlu disusun Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024.

B. Dasar Hukum

  1. Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
  3. Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 tentang Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;
  4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa;
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 28 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Baja Juga :  Persyaratan Penting Sebelum Menulis Berita

C. Tujuan

  1. Tujuan Umum

    • Secara umum Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik bertujuan untuk memberikan acuan umum kepada penyelenggara, baik yang berasal dari lingkungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam menyelenggarakan ajang talenta yang bermutu, kredibel, dan akuntabel untuk menghasilkan bibit talenta unggul.
  2. Tujuan Khusus

    • Secara khusus Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik ini bertujuan untuk:
      • menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan ajang talenta;
      • menetapkan asas, bentuk, dan standar acuan penyelenggaraan ajang talenta; dan
      • memastikan terselenggaranya ajang talenta yang bermutu dengan memenuhi atau melampaui standar yang ditetapkan.

D. Pengertian

Beberapa pengertian yang digunakan dalam dokumen Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik ini harus diikuti secara konsisten pada semua dokumen regulasi operasional ajang talenta yang menjadi turunan dari dokumen ini, seperti panduan, petunjuk pelaksanaan teknis, prosedur operasional standar, dan sejenisnya. Beberapa pengertian dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Talenta adalah individu yang memiliki kemampuan terbaik di bidangnya untuk berkiprah di dalam negeri dan kancah internasional;
  2. Bidang Ajang Talenta adalah kelompok disiplin ketalentaan yang dijadikan dasar untuk pengorganisasian bidang ajang talenta. Terdapat tiga bidang ajang talenta, yaitu:
    a. riset dan inovasi;
    b. seni budaya; dan
    c. olahraga.
  3. Ajang Talenta merupakan wadah aktualisasi prestasi talenta bagi peserta didik dalam bentuk kompetisi, nonkompetisi, dan nonajang talenta;
  4. Ajang Talenta Kompetisi adalah kegiatan aktualisasi talenta di bidang riset dan inovasi; seni budaya; dan olahraga yang bersifat lomba, pertandingan, dan lain sebagainya dan menghasilkan peringkat kejuaraan. Peringkat kejuaraan adalah juara 1, 2, 3, juara harapan, dan finalis atau medali emas, perak, perunggu, harapan, finalis atau sebutan lain yang setara;
  5. Ajang Talenta Nonkompetisi adalah kegiatan aktualisasi talenta di bidang riset dan inovasi; seni budaya; dan olahraga yang hasilnya diputuskan melalui proses seleksi tetapi tidak menghasilkan peringkat kejuaraan;
  6. Nonajang Talenta adalah pencapaian talenta peserta didik yang monumental dan berdampak positif bagi masyarakat luas yang mengindikasikan adanya suatu derajat kualitas prestasi tertentu atas talenta peserta didik, misalnya penemuan yang monumental, pemecahan rekor, atau reputasi yang bermanfaat signifikan terhadap kepedulian lingkungan, kemasyarakatan, kebudayaan, kesenian, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya;
  7. Cabang Ajang Talenta adalah bagian dari ajang talenta yang menghasilkan talenta peserta didik;
  8. Prestasi Talenta adalah capaian prestasi dari bakat istimewa yang diperoleh melalui usaha pembinaan talenta peserta didik berdasarkan bakatnya;
  9. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu;
  10. Pemandu Talenta adalah seorang ahli atau praktisi berpengalaman di bidang talenta tertentu yang berperan aktif melakukan pelatihan, pendampingan, konsultasi, pemberian motivasi, dan sejenisnya kepada peserta didik untuk mencapai prestasi maksimal;
  11. Tim Juri adalah tim yang terdiri atas akademisi atau praktisi yang memiliki kepakaran dan pengalaman di bidang talenta tertentu yang berperan aktif melakukan penilaian dan penetapan capaian prestasi pada ajang kompetisi. Tim juri termasuk mereka yang disebut wasit, referee, judge, dan lain-lain sesuai dengan karakteristik cabang ajangnya;
  12. Penjurian adalah proses menilai dan menetapkan capaian prestasi pada cabang ajang kompetisi;
  13. Tim Seleksi adalah tim yang terdiri atas akademisi atau praktisi yang memiliki kepakaran dan pengalaman di bidang talenta tertentu yang berperan aktif melakukan seleksi dan menetapkan peserta dalam ajang nonkompetisi;
  14. Seleksi adalah proses menyeleksi dan menetapkan peserta pada ajang nonkompetisi;
  15. Kompetensi Juri/Tim Seleksi adalah kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan karakteristik bidang dan cabang ajang yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian, rekam jejak, dan/atau pengakuan lain yang dapat dipertanggungjawabkan;
  16. Kualifikasi Juri/Tim Seleksi adalah latar belakang akademis yang dibuktikan dengan ijazah sesuai dengan karakteristik bidang dan cabang ajang;
  17. Penyelenggara Ajang adalah kementerian, kementerian/lembaga lain, atau masyarakat yang memiliki kemampuan dan legalitas hukum yang sah untuk menyelenggarakan ajang talenta;
  18. Kementerian adalah kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi;
  19. Kementerian Lain adalah kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di luar bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi;
  20. Pemerintah Pusat adalah kementerian dan kementerian lain yang menyelenggarakan urusan pemerintahan sesuai dengan bidangnya;
  21. Pemerintah Daerah adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom pada tingkat provinsi/kabupaten/kota;
  22. Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan;
  23. Masyarakat adalah kelompok warga negara Indonesia nonpemerintah yang memiliki legalitas hukum yang sah untuk menyelenggarakan ajang talenta;
  24. Kurasi Talenta adalah proses mengidentifikasi, menilai, menyimpulkan, dan memberikan pengakuan resmi oleh Kementerian kepada suatu ajang talenta dan/atau prestasi talenta peserta didik. Hasil kurasi akan masuk pencatatan Puspresnas dan menjadi bagian dari program manajemen talenta.
Baja Juga :  Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2022/2023

Gambaran Umum Ajang Talenta

A. Asas Penyelenggaraan

Penyelenggaraan ajang talenta harus mencerminkan nilai dan norma yang sesuai dengan tujuan pendidikan serta mengikuti asas inklusi, bertumbuh, partisipatif, dan berkelanjutan.

  1. Asas Inklusi terkait dengan pemerataan kesempatan bagi seluruh peserta didik Indonesia tanpa membedakan suku, agama, fisik, ras, gender, dan akses untuk disabilitas.
  2. Asas Bertumbuh terkait dengan pemberian kebebasan pengenalan diri dan kesempatan tumbuh kembang peserta didik tanpa intervensi yang eksploitatif.
  3. Asas Partisipatif terkait dengan pelibatan seluruh pemangku kepentingan di semua aspek penyelenggaraan.
  4. Asas Berkelanjutan terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan penjaminan mutu yang konsisten dan berkesinambungan.

B. Tujuan Ajang Talenta

Ajang Talenta memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bertalenta dan berdaya saing global;
  2. Mencari, mewadahi/mengumpulkan, mengatur, mendorong, mengembangkan dan mengevaluasi bakat, potensi peserta didik untuk mencapai puncak prestasi tertinggi;
  3. Mendorong pengembangan asas kolaborasi yang diimplementasikan dalam bentuk kemitraan dengan para pemangku kepentingan;
  4. Memberi ruang bagi pengembangan prestasi, penyaluran aspirasi, dan kecintaan para peserta terhadap bidang tertentu sesuai bakatnya;
  5. Membangun iklim yang kondusif untuk berprosesnya penguatan karakter peserta didik sesuai Profil Pelajar Pancasila;
  6. Memberikan pengakuan terhadap prestasi peserta didik untuk mendukung karier belajar dan karier professional; dan
  7. Memupuk dan meningkatkan persatuan, kebersamaan, persahabatan antarpeserta didik.

C. Bentuk Ajang Talenta

Ajang talenta dapat diselenggarakan dalam tiga bentuk:

  1. Ajang Kompetisi
    Ajang yang diselenggarakan dalam rangka menguji kemampuan/kompetensi untuk menghasilkan peringkat juara dengan standar ukuran tertentu.
  2. Ajang Nonkompetisi
    Ajang yang tidak dikompetisikan tetapi kepesertaannya terseleksi karena memenuhi standar kualitas tertentu dari talenta peserta didik.
  3. Nonajang Talenta
    Pencapaian talenta peserta didik yang monumental dan berdampak positif bagi masyarakat luas yang mengindikasikan adanya tingkat prestasi tertentu atas talenta peserta didik, misalnya penemuan yang monumental, pemecahan rekor, atau reputasi yang bermanfaat signifikan terhadap kepedulian lingkungan, kemasyarakatan, kebudayaan, kesenian, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.
Baja Juga :  Menumbuhkan Kecintaan Anak Pada Buku dan Kegiatan Membaca

D. Tingkat Ajang Talenta

Ajang Talenta dapat diselenggarakan di tingkat:

  1. Kabupaten/kota
  2. Provinsi
  3. Nasional
  4. Internasional

E. Aspek Kebernilaian

Penyelenggaraan ajang harus memperhatikan aspek kebernilaian yang meliputi:

  1. Kebermanfaatan (manfaat ajang dalam memfasilitasi karier belajar dan karier profesional bagi peserta didik);
  2. Tingkat Persaingan (tantangan mendapatkan prestasi, tahapan proses mendapatkan prestasi, dan rasio juara dengan peserta);
  3. Kepesertaan (ajang dapat diikuti oleh masyarakat umum atau hanya untuk komunitas dengan persyaratan tertentu);
  4. Orientasi Penyelenggaraan Ajang (ajang diselenggarakan tidak berorientasi komersial); dan
  5. Kewajaran (frekuensi penyelenggaraan ajang, jumlah penghargaan, dan aspek lainnya).

Selengkapnya Silahkan Download Pedoman Pengelolaan Ajang Talenta Peserta Didik 2024 Pada Link Berikut:

UNDUH