Informasi Cepat Seputar Berita Pendidikan
Google NewsIndeks

10 contoh soal perbandingan berbalik nilai beserta jawabannya

10 contoh soal perbandingan berbalik nilai beserta jawabannya
10 contoh soal perbandingan berbalik nilai beserta jawabannya

Materilengkap.my.id. 10 contoh soal perbandingan berbalik nilai beserta jawabannya

Berikut adalah 10 contoh soal perbandingan berbalik nilai beserta jawabannya:

Soal 1: Dua benda A dan B memiliki kecepatan masing-masing 60 km/jam dan 80 km/jam. Jika benda A melaju selama 4 jam, maka berapa lama benda B melaju agar jarak tempuh keduanya sama? Jawaban: Diketahui:

  • Kecepatan benda A = 60 km/jam
  • Kecepatan benda B = 80 km/jam
  • Waktu benda A melaju = 4 jam Ditanya: Lama waktu benda B melaju agar jarak tempuh sama dengan benda A?

Jarak tempuh benda A = Kecepatan x Waktu = 60 km/jam x 4 jam = 240 km Jarak tempuh benda B = Kecepatan x Waktu = 80 km/jam x Waktu B Karena jarak tempuh sama, maka: 240 km = 80 km/jam x Waktu B Waktu B = 240 km / 80 km/jam = 3 jam

Jadi, benda B melaju selama 3 jam agar jarak tempuhnya sama dengan benda A.

Soal 2: Sebuah mobil melaju dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Setelah melaju selama 2 jam, kecepatan mobil dinaikkan menjadi 80 km/jam. Berapa kecepatan rata-rata mobil selama perjalanan tersebut? Jawaban: Diketahui:

  • Kecepatan awal mobil = 60 km/jam
  • Kecepatan akhir mobil = 80 km/jam
  • Waktu mobil melaju dengan kecepatan awal = 2 jam Ditanya: Kecepatan rata-rata mobil selama perjalanan?

Jarak tempuh dengan kecepatan awal = Kecepatan x Waktu = 60 km/jam x 2 jam = 120 km Jarak tempuh dengan kecepatan akhir = Kecepatan x Waktu = 80 km/jam x 2 jam = 160 km Total jarak tempuh = 120 km + 160 km = 280 km Total waktu = 2 jam + 2 jam = 4 jam Kecepatan rata-rata = Total jarak tempuh / Total waktu = 280 km / 4 jam = 70 km/jam

Jadi, kecepatan rata-rata mobil selama perjalanan tersebut adalah 70 km/jam.

Soal 3: Jumlah stok bunga jenis A di sebuah toko bunga adalah dua kali lebih sedikit daripada jumlah stok bunga jenis B. Jika jumlah stok bunga jenis B adalah 40 batang, berapa jumlah stok bunga jenis A?

Jawaban: Diketahui:

  • Jumlah stok bunga jenis A = 2 × Jumlah stok bunga jenis B
  • Jumlah stok bunga jenis B = 40 batang

Ditanya: Jumlah stok bunga jenis A?

Misalkan jumlah stok bunga jenis B adalah x, maka jumlah stok bunga jenis A adalah 2x. Dengan demikian, kita dapat menuliskan persamaan berikut:

2x = 40 x = 20

Jumlah stok bunga jenis A adalah 2x = 2 × 20 = 40 batang.

Jadi, jumlah stok bunga jenis A adalah 40 batang.

Baja Juga :  Pembahasan Materi Garis dan Sudut tentang Hubungan antar sudut

Soal 4: Sebuah tangki air berisi air sebanyak 180 liter. Kemudian air tersebut digunakan untuk mengisi 3 buah wadah dengan perbandingan volume 3:4:5. Berapa liter air yang digunakan untuk mengisi wadah dengan volume 4 kali lebih besar dari volume wadah terkecil? Jawaban: Diketahui:

  • Jumlah air dalam tangki = 180 liter
  • Perbandingan volume wadah = 3:4:5 Ditanya: Berapa liter air yang digunakan untuk mengisi wadah dengan volume 4 kali lebih besar dari volume wadah terkecil?

Total volume wadah = 3 + 4 + 5 = 12 Volume wadah dengan perbandingan 3:4:5 dapat ditulis sebagai 3x : 4x : 5x, sehingga total volume wadah adalah 12x. Setelah menghitung x, didapatkan x = 180/12 = 15.

Volume wadah terkecil = 3x = 3 × 15 = 45 liter Volume wadah yang ingin diisi = 4 × 45 = 180 liter Volume air yang dibutuhkan untuk mengisi wadah tersebut = 180 – 180 = 0 liter

Jadi, tidak ada air yang dibutuhkan untuk mengisi wadah tersebut.

Soal 5: Sebuah toko buku memberikan diskon 20% untuk setiap pembelian minimal 3 buah buku. Harga buku yang awalnya Rp 80.000 menjadi berapa setelah mendapatkan diskon tersebut? Jawaban: Diketahui:

  • Harga buku awal = Rp 80.000
  • Diskon yang diberikan = 20%
  • Minimal pembelian = 3 buah Ditanya: Harga buku setelah mendapatkan diskon?

Karena minimal pembelian adalah 3 buah, maka harga setelah diskon akan berlaku apabila membeli minimal 3 buah buku. Harga setelah diskon = Harga awal – Diskon Diskon = 20% × Harga awal = 20% × Rp 80.000 = Rp 16.000 Harga setelah diskon = Harga awal – Diskon = Rp 80.000 – Rp 16.000 = Rp 64.000

Jadi, harga buku setelah mendapatkan diskon sebesar 20% adalah Rp 64.000.

Soal 6: Sebuah mobil memulai perjalanan dari kota A menuju kota B dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Setelah 1 jam perjalanan, mobil mengalami kerusakan dan harus berhenti selama 30 menit untuk diperbaiki. Setelah itu, mobil melanjutkan perjalanan dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Berapa waktu yang dibutuhkan mobil untuk sampai ke kota B? Jawaban: Diketahui:

  • Kecepatan awal mobil = 60 km/jam
  • Kecepatan setelah perbaikan = 80 km/jam
  • Waktu awal mobil melaju = 1 jam
  • Waktu perbaikan = 30 menit Ditanya: Waktu yang dibutuhkan mobil untuk sampai ke kota

Karena kecepatan awal mobil adalah 60 km/jam dan waktu awal mobil melaju adalah 1 jam, maka jarak yang telah ditempuh mobil adalah:

Baja Juga :  Pembahasan Materi Garis dan Sudut: Membagi Ruas Garis Menjadi Beberapa Bagian Sama Panjang

Jarak awal = Kecepatan × Waktu = 60 km/jam × 1 jam = 60 km

Selanjutnya, karena mobil harus berhenti selama 30 menit, maka waktu total yang dibutuhkan untuk sampai ke kota B adalah:

Waktu total = Waktu awal + Waktu perbaikan + Waktu akhir

Waktu awal = 1 jam Waktu perbaikan = 30 menit = 0,5 jam Waktu akhir = Jarak yang ditempuh setelah perbaikan / Kecepatan setelah perbaikan

Untuk menghitung jarak yang ditempuh mobil setelah perbaikan, kita perlu mengetahui berapa jarak yang masih tersisa dari kota B. Kita tidak diberikan informasi mengenai jarak tersebut, sehingga tidak dapat menghitung dengan pasti berapa jarak yang ditempuh mobil setelah perbaikan. Oleh karena itu, jawaban tidak dapat ditemukan.

Soal 7: Sebuah truk membawa 6 kantong pasir dengan berat total 960 kg. Berapa berat masing-masing kantong pasir jika berat kantong pasir terberat 2 kali lebih besar dari berat kantong pasir teringan? Jawaban: Diketahui:

  • Jumlah kantong pasir = 6
  • Berat total kantong pasir = 960 kg
  • Berat kantong pasir terberat = 2 × Berat kantong pasir teringan Ditanya: Berat masing-masing kantong pasir?

Misalkan berat kantong pasir teringan adalah x kg. Dengan demikian, berat kantong pasir terberat adalah 2x kg. Karena terdapat 6 kantong pasir, maka kita dapat menuliskan persamaan berikut:

x + 2x + 3x + 4x + 5x + 6x = 960 21x = 960 x = 45.71

Dengan demikian, berat kantong pasir teringan adalah sekitar 45,71 kg dan berat kantong pasir terberat adalah sekitar 91,43 kg.

Jadi, berat masing-masing kantong pasir adalah:

  • Kantong pasir teringan = 45,71 kg
  • Kantong pasir kedua = 91,43 kg
  • Kantong pasir ketiga = 137,14 kg
  • Kantong pasir keempat = 182,86 kg
  • Kantong pasir kelima = 228,57 kg
  • Kantong pasir terberat = 274,29 kg

Soal 8: Sebuah toko bunga memiliki stok bunga dengan perbandingan jenis A : jenis B = 2 : 3. Jumlah stok bunga jenis A adalah 40 batang lebih sedikit dari stok bunga jenis B. Berapa jumlah stok bunga jenis A dan jenis B secara berurutan? Jawaban: Diketahui:

  • Perbandingan stok bunga jenis A : jenis B = 2 :3
  • Jumlah stok bunga jenis A = Jumlah stok bunga jenis B – 40

Ditanya: Jumlah stok bunga jenis A dan jenis B secara berurutan?

Misalkan jumlah stok bunga jenis A adalah 2x, maka jumlah stok bunga jenis B adalah 3x. Dengan demikian, kita dapat menuliskan persamaan berikut:

Baja Juga :  Pembahasan tentang Memahami dan Menyelesaikan Masalah yang Terkait dengan Perbandingan Berbalik Nilai

2x = 3x – 40 x = 40

Jumlah stok bunga jenis A adalah 2x = 2 × 40 = 80 batang, dan jumlah stok bunga jenis B adalah 3x = 3 × 40 = 120 batang.

Jadi, jumlah stok bunga jenis A dan jenis B secara berurutan adalah 80 dan 120 batang.

Soal 9: Sebuah hotel menyediakan paket liburan dengan perbandingan harga kamar superior : harga kamar deluxe = 3 : 5. Jika harga kamar superior adalah Rp 1.500.000,-, berapa harga kamar deluxe? Jawaban: Diketahui:

  • Perbandingan harga kamar superior : harga kamar deluxe = 3 : 5
  • Harga kamar superior = Rp 1.500.000,-

Ditanya: Harga kamar deluxe?

Misalkan harga kamar deluxe adalah 5x. Dengan demikian, harga kamar superior adalah 3x. Kita dapat menyelesaikan masalah ini dengan cara menyusun persamaan berikut:

3x = Rp 1.500.000,- x = Rp 500.000,-

Dengan demikian, harga kamar deluxe adalah 5x = 5 × Rp 500.000,- = Rp 2.500.000,-.

Jadi, harga kamar deluxe adalah Rp 2.500.000,-.

Soal 10: Seorang petani memiliki tanah dengan perbandingan luas lahan persawahan : luas lahan perkebunan = 3 : 2. Jika luas lahan persawahan adalah 6 hektar, berapa luas lahan perkebunan? Jawaban: Diketahui:

  • Perbandingan luas lahan persawahan : luas lahan perkebunan = 3 : 2
  • Luas lahan persawahan = 6 hektar

Ditanya: Luas lahan perkebunan?

Misalkan luas lahan perkebunan adalah 2x. Dengan demikian, luas lahan persawahan adalah 3x. Kita dapat menyelesaikan masalah ini dengan cara menyusun persamaan berikut:

3x = 6 hektar x = 2 hektar

Dengan demikian, luas lahan perkebunan adalah 2x = 2 × 2 hektar = 4 hektar.

Jadi, luas lahan perkebunan adalah 4 hektar.